Evaluasi Pembelajaran B. Prancis dlm Perspektif CECR

Tujuan penelitian ini adalah mendeksripsikan kompetenasi komunikatif  dalam tes buatan guru di SMA dan kesesuaiannya dengan kerangka kerja Common European Framework of Reference for Languages (CEFR). Data diambil dari tes bahasa Prancis kelas X yang dikembangkan oleh guru di tiga sekolah yaitu sekolah di DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Data dianalisis dengan teknik analisis kuantitatif dan kualitatif.

Hasil analisis tes bahasa Prancis di tiga sekolah (DIY, Jateng, dan Jatim) menunjukkan bahwa pertama, secara umum, pengembangan tes bahasa Prancis di SMA telah mencakupi kompetensi komunikatif sesuai dengan kerangka kerja CEFR yaitu kompetensi linguistik (44%), kompetensi pragmatik (48%), dan kompetensi sosiolinguistik (8%). Kedua, dari enam sub kompetensi linguistik,  ditemukan tiga subkompetensi yang dikembangkan di dalam tes di tiga sekolah tersebut yaitu (a) kompetensi leksikal 21,05 %, (b) kompetensi  gramatikal sebanyak 71,93%, dan (c) kompetensi semantik 7,02%, sementara kompetensi fonologis, kompetensi ortografis, dan kompetensi ortoepik tidak ditemukan. Ketiga, Kompetensi pragmatik terdiri atas dua sub kompetensi yaitu (a) kompetensi wacana (93,65%) dan (b) kompetensi fungsional sebanyak (6,35%). Keempat, kompetensi sosiolinguistik meliputi lima sub kompetensi yaitu (a) pemarkah linguistik terkait hubungan sosial sebanyak 100%, sementara (c) prinsip kesopanan, (d) perbedaan register, dan (e) dialek dan aksen tidak ditemukan.