Peneliti dan Juru Masak

Metode dan teknik analisis data dalam penelitian apapun memegang peranan yang sangat penting. Ia tidak saja berfungsi sebagai pengarah jalannya penelitian tetapi lebih sebagai pisau analisis yang akan digunakan dalam “membedah” data dari konteksnya. Ia dapat dianalogikan sebagai teknik atau cara memasak suatu masakan. Untuk dapat menghasilkan masakan yang lezat, tidak hanya diperlukan bahan-bahan dasar yang baik tetapi yang lebih penting adalah penguasaan sang chef terhadap cara-cara memasak atau tips-tips memasak yang baik dan benar. Pisau apa yang harus digunakan untuk menghasilkan irisan daging yang pipih, atau potongan sayuran. Alat apa yang digunakan untuk menghasilkan bumbu yang halus dan merata, dan bagaimana cara memasak sayuran, yang tentu saja berbeda dengan cara memasak daging atau ikan laut, sebagainya, bagaimana cara menghidangkan masakan tersebut agar tampak lebih menarik sehingga menggugah selera makan.

Peneliti sebagai chef dalam penelitiannya harus pula mengetahui alat dan cara apa yang harus digunakan dalam mengolah data penelitiannya, dan bagaimana cara menyajikan hasil analisisnya itu agar lebih menarik untuk dibaca dan mudah dipahami.